Arti Kepercayaan

27 Nov

Di sebuah desa ada sebuah sumur yang dianggap angker. Hal ini dikarenakan setiap kali penduduk desa ingin mengambil air sumur, tali dan ember yang diulurkan ke dalam sumur selalu ditarik.

Beberapa tali dan ember  terlepas, Ada yang menarik ember dan tali itu di dalam sumur sana, ungkap para penduduk

Sekian lama tidak diketahui penyebab kejadian aneh ini. Banyak penduduk desa menyimpulkan bahwa sumur itu dihuni oleh sesosok jin jahat yang suka mengganggu.

Karena air merupakan kebutuhan vital penduduk, tetua desa pun berkumpul. Melalui musyawarah diputuskan untuk menjawab teka teki sumur angker: seseorang harus masuk ke dalamnya.itu keputusannya

Tidak ada seorang pun penduduk desa yang berani untuk masuk ke dalam sumur karena takut, kecuali seorang pemuda. Ia bersedia dengan satu syarat: saudara kandungnya harus ikut memegang tali ketika ia masuk ke dalam sumur.

Orang-orang bertanya, “Kenapa harus saudaramu? Di sini juga banyak pemuda-pemuda yang tegap lagi kuat. Saudaramu itu tinggalnya jauh dari desa kita ini.”

Pemuda itu tak bergeming tetap meminta syarat itu. Karena tidak ada orang lain yang berani masuk ke dalam sumur, merekapun lalu menjemput saudara kandung pemuda itu.

Pagi itu setelah mengikat tubuhnya dengan tali si pemuda pun turun ke dalam sumur. Orang2 beramai-ramai memegang tali, termasuk di sana saudara kandungnya.

Perlahan mereka menurunkan tubuh pemuda itu sehingga masuk ke dasar sumur. Semua menanti dengan hati berdebar debar.

Ternyata di atas batu di dasar sumur, si pemuda menemukan seekor monyet. Inilah sumber masalahnya selama ini.

Ia lalu membawa monyet itu bersamanya dan berteriak, “Tarik talinya!” Dengan segera penduduk desa menarik tali pengikat tubuh si pemuda.

Menjelang sampai ke permukaan sumur, si monyet yang begitu senang melihat cahaya matahari monyet bergerak utk melepaskan tubuhnya dari sang pemuda, terlepas dari pegangan pemuda. Monyet pun memanjat sisa tali dan melompat keluar sumur.

Karena kaget dengan sosok hewan ini dan rasa takut yang telah mencengkram hati penduduk desa. Penduduk kaget serta berhamburan berlari dan melepaskan tali yg dipegangnya. Mereka mengira jin sudah merubah pemuda malang itu menjadi sesosok monyet.

Semua lari kecuali dan melepaskan tali meninggalkan saudara kandung pemuda itu.

Saudara kandungnya  tetap bertahan memegang tali dan dengan susah payah menarik tali menyelamatkan adiknya seorang diri.maka selamatlah sang kakak kandungnya dari lubang sumur….

Penduduk desa tertegun dan memahami… Mengapa si pemuda begitu menginginkan kehadiran saudaranya. Tanpanya ia pasti sudah mati terhempas di dalam sumur sebab mereka semua berlepas diri meninggalkannya.

Semoga bermanfaat.

Iklan

“Aku Akan Menggendongmu Sampai Maut Memisahkan Kita!”

24 Okt

Pada hari pernikahanku, aku menggendong istriku. Mobil pengantin berhenti di depan apartemen kami. Teman-teman memaksaku menggendong istriku saat keluar dari mobil. Lalu aku menggendongnya ke dalam rumah kami. Dia tersipu malu-malu. Saat itu, aku adalah seorang pengantin pria yang kuat dan bahagia. Dan ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu saat kami menikah.

Hari-hari berikutnya berjalan seperti biasa. Kami memiliki seorang anak, aku bekerja sebagai pengusaha dan berusaha menghasilkan uang lebih. Ketika aset-aset perusahaan meningkat, kasih sayang diantara aku dan istriku sudah mulai menurun.

Istriku seorang pegawai pemerintah. Setiap pagi kami pergi bersama dan pulang hampir di waktu yang bersamaan. Anak kami bersekolah di sekolah asrama. Kehidupan pernikahan kami terlihat sangat bahagia, namun kehidupan yang tenang sepertinya lebih mudah terpengaruh oleh perubahan-perubahan yang tak terduga.

Lalu, Jane datang ke dalam kehidupanku.
Baca lebih lanjut

Jalan yang Jarang Mau Dilalui

24 Okt

Suatu hari, seorang anak mengeluh kepada ayahnya yang sedang bekerja. “Ayah, boleh aku bicara?” kata sang anak.

“Ada apa, nak?” tanya sang ayah.

Sang ayah kemudian duduk disamping anaknya dan berkata, “Ayo ceritakan nak, Ayah akan mendengarkan.”

“Aku lelah, sangat lelah hati ini, ayah…” kata sang anak.

“Aku lelah karena Aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus, sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…Aku mau menyontek saja! Aku lelah, sangat lelah.”

“Aku lelah karena aku harus terus membantu Ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu,
Aku ingin Kita punya pembantu, ayah.!”

“… Aku lelah, sangat lelah …”
Baca lebih lanjut

Kenapa Istri Saya Jelek?

21 Okt

Jawaban pria Ini bikin semua suami langsung menunduk malu

Wanita, kamu menikah dengan orang yang tepat atau tidak, semuanya akan terlihat jelas dari penampilanmu.

Kalau kamu menikahi orang yang tepat, bahkan sampai tua pun kamu pasti bisa mempertahankan kecantikanmu. Tapi kalau kamu salah orang, semuanya malah akan terpuruk.

Pria yang sama-sama menikah 10 tahun membawa istri mereka ke sebuah pertemuan.

Setelah acara selesai, para wanita duduk di sofa dan mengobrol bersama, sedang para pria juga memiliki obrolannya sendiri.

Akhirnya kedua pria ini bertemu dan mulai mengobrol.

Rudi : “San, lama gak ketemu, istri lu cantik amat!”

Hasan : “Thank you, thank you…”

Rudi : “Kalian baru nikah ya?”

Hasan : “Iya belum lama, baru 10 tahun.”

Mendengar jawaban Hasan, Rudi langsung kaget, karena dia dan istrinya juga sudah menikah kurang lebih 10 tahun, tapi istrinya tidak seperti istri Hasan yang begitu cantik dan menarik.

Bagi Rudi, istrinya seperti wanita tua yang sudah tidak menarik lagi.

Rudi : “Gue sama istri juga sama sih kurang lebih, dulu waktu nikah dia cantik banget, tapi sekarang semuanya berubah, udah jadi emak-emak.

Mau gimana liat juga nggak enak diliat, kadang mau keluar rumah juga males bawa dia, coba aja kalau istri gua kayak istri lu.”

Hasan hanya terseyum mendengar perkataan Rudi,
Rudi kemudian melanjutkan.

Rudi : “Tapi liat istri lu cantik mulus kayak gitu, harusnya dia gak akan bersih-bersih rumah kan yah? Yah kalau dilihat dari sisi ini, mungkin ini kelebihan istri gue sih, setidaknya, dua anak gue bisa dirawat baik-baik sama dia.”

Hasan : “Ah kata siapa? Emang dia cantik jadi keliatannya kayak yang gak suka bersihin rumah.
Tapi dia apa juga bisa, rumah selalu bersih, masak juga enak.
Anak perempuan gue juga cantik kayak mamanya.”

Mendengar jawaban ini, muka Rudi mulai berubah. Dia tidak habis pikir, sama-sama wanita, kenapa bedanya begitu besar?

Hasan kemudian tersenyum dan bertanya.

Hasan : “Lu tau gak istri lu sukanya makan apa?”

Rudi : “Wah gak tau gue…”

Hasan : “Lu sering peluk dan cium istri gak?”

Rudi : “Ya ampun udah nikah segini lama, ga perlu lagi kali.”

Hasan : “Lu sering beliin istri lu baju baru dan perawatan kulit gak?”

Rudi : “Yah umur udah segini, mau buang begitu banyak uang juga sama aja.”

Hasan : “Kalau gitu, lu tau gak istri lu pake baju ukuran berapa? Sepatunya ukuran berapa?”

Rudi : “Ini… hmm.. Kayaknya gua juga gak tau.”

Rudi kemudian malu dan mukanya memerah, Hasan melanjutkan.

Hasan : “Gue tahu jelas apa yang disukai istri, apa hobinya, bahkan apa yang dia pikirkan, gue bisa tebak.

Gue suka pijetin kalau dia pulang kerja, setiap bangun tidur gue juga selalu kecup kening dan peluk dia. Kalau hari hujan, mau sejauh apa pun, gue pasti bakal jemput dia pulang kerja.

Gue tahu ukuran baju dan sepatunya, jadi kalau kadang kita jalan-jalan dan dia gak rela keluarin uang buat beli barang yang jelas-jelas dia suka, gue akan langsung beliin.”

Rudi semakin menunduk, dia kemudian teringat akan istrinya, dia sering bertengkar dengan istri di rumah, kalau tidak puas, dia akan langsung membentak dan bersikap cuek pada istrinya, bahkan beberapa hari lalu, mereka baru saja bertengkar cuman karena istrinya beli baju yang harganya gak seberapa dan Rudi selalu mengatakan kalau itu pemborosan.

Kemudian, Hasan melanjutkannya…

Hasan : “Kalau istri sendiri kita gak sayang, masa tunggu orang lain sayang dia? Dia tuh demi keluarga ini, demi anak, sudah mengorbankan begitu banyak waktu dan tenaga, kadang malah gak pernah mikirin dirinya, kenapa lu gak bantuin dia?

Cewek itu ibarat bunga mawar, yang cuman bisa dilindungi sama suaminya, baru mereka bisa selalu mekar dengan segar dan semangat. Kalau gak ada yang ngerawat, ya udah deh, pasti cepet layu.

Lu harus banyak waktu perhatiin istri lu, tadi dia lewat di sebelah gue, gue bahkan bisa cium bau minyak di kepalanya, dia bahkan jadi kayak emak-emak yang lu bilang tadi, masa lu gak mau bikin hidup dia jadi lebih bahagia, jadi lebih cantik gitu?”

Rudi hanya bisa terdiam..
Tak lama kemudian, acara pun berakhir, Hasan pamit dan menggandeng istrinya pulang.

Rudi melihat istrinya yang kelelahan sudah ketiduran di atas sofa, ia melangkah menuju istrinya kemudian dengan lembut membangunkannya, “Capek ya? Yuk kita pulang.”

Ada pepatah yang mengatakan, wajah perempuan sebelum 30 tahun itu ditentukan oleh keturunan, Tetapi setelah 30 tahun itu ditentukan dari pernikahan!
Kalau kamu memiliki suami yang mengerti kamu, kamu akan menjadi wanita yang cantik dan berbahagia!

Wanita yang berbahagia, bisa dilihat dari sinar yang memancar dari wajahnya, ia selalu tersenyum, sorot matanya penuh kehangatan dan bersemangat.

Ada pepatah berkata, “Kalau kamu bercermin dan menemukan kalau dirimu semakin lama semakin cantik, maka kamu menemukan orang yang tepat!”

Banyak pria yang berkata ingin menikahi wanita yang cantik, lemah lembut dan baik hati.
Padahal sebenarnya, pria yang memiliki kemampuan, justru akan menikahi wanita yang biasa saja, dan akan menyayanginya sampai wanita itu menjadi cantik rupawan.

Pria baik itu ibarat pisau operasi plastik, dialah yang menentukan kecantikan seorang wanita.

Kalau kamu menikahi lelaki yang benar, setiap hari yang kamu jalani penuh kebahagiaan, kamu dengan sendirinya akan memancarkan kecantikan.

Tapi kalau kamu menemukan lelaki yang salah, dia akan membuatmu menjadi semakin jelek dan semakin buruk dalam berbagai aspek.

Walaupun awalnya kamu adalah wanita cantik penuh senyum, pada akhirnya kamu akan menjadi wanita suram yang haus akan kebahagiaan.

Jadi pria, perlu ingat baik-baik!
Bagaimana kamu memperlakukan wanitamu, begitu pulalah wanitamu akan menjadi.

Menjadi Manusia yang Bahagia

16 Sep

Engkau mungkin memiliki kekurangan, merasa gelisah dan kadangkala hidup tak tenteram, namun jangan lupa hidupmu adalah sebuah proyek terbesar di dunia ini.

Hanya engkau yang sanggup menjaga agar tidak merosot.
Ada banyak orang membutuhkanmu, mengagumimu, dan mencintaimu.

Aku ingin mengingatkanmu bahwa menjadi bahagia bukan berarti memiliki langit tanpa badai, atau jalan tanpa musibah, atau bekerja tanpa merasa letih, ataupun hubungan tanpa kekecewaan.

Menjadi bahagia adalah mencari kekuatan untuk memaafkan, mencari harapan dalam perjuangan, mencari rasa aman di saat ketakutan, mencari kasih di saat perselisihan.

Menjadi bahagia bukan hanya menyimpan senyum, tetapi juga mengolah kesedihan.

Bukan hanya mengenang kejayaan, melainkan juga belajar dari kegagalan.

Bukan hanya bergembira karena menerima tepuk tangan meriah, tetapi juga bergembira meskipun tak ternama.

Menjadi bahagia adalah mengakui bahwa hidup ini berharga, meskipun banyak tantangan, salah paham dan saat-saat krisis.

Menjadi bahagia bukanlah sebuah takdir, yang tak terelakkan, melainkan sebuah kemenangan bagi mereka yang mampu menyongsongnya dengan menjadi diri sendiri.

Menjadi bahagia berarti berhenti memandang diri sebagai korban dari berbagai masalah, melainkan menjadi pelaku dalam sejarah itu sendiri.

Bukan hanya menyeberangi padang gurun yang berada di luar diri kita, tapi lebih dari pada itu, mampu mencari mata air dalam kekeringan batin kita.

Menjadi bahagia adalah mengucap syukur setiap pagi atas mukjizat kehidupan.

Menjadi bahagia bukan merasa takut atas perasaan kita. Melainkan bagaimana membawa diri kita. Untuk menanggungnya dengan berani ketika diri kita ditolak.

Untuk memiliki rasa mantab ketika dikritik, meskipun kritik itu tidak adil.

Dengan mencium anak-anak, merawat orang tua, menciptakan saat-saat indah bersama para sahabat, meskipun mereka pernah menyakiti kita.

Menjadi bahagia berarti membiarkan hidup anak yang bebas, bahagia dan sederhana yang ada dalam diri kita; memiliki kedewasaan untuk mengaku “Saya Salah”, & memiliki keberanian untuk berkata “Maafkan Saya”.

Memiliki kepekaan untuk mengutarakan “Aku membutuhkan kamu”; memiliki kemampuan untuk berkata “Aku…”

Dengan demikian hidupmu menjadi sebuah taman yang penuh dengan kesempatan untuk menjadi bahagia.

Di musim semimu, jadilah pecinta keriangan. Di musim dinginmu, jadilah seorang sahabat kebijaksanaan.

Dan ketika engkau melakukan kesalahan, mulailah lagi dari awal. Dengan demikian engkau akan lebih bersemangat dalam menjalankan kehidupan.

Dan engkau akan mengerti bahwa kebahagiaan bukan berarti memiliki kehidupan yang sempurna, melainkan menggunakan air mata untuk menyirami toleransi, menggunakan kehilangan untuk lebih memantabkan kesabaran, kegagalan untuk mengukir ketenangan hati, penderitaan untuk dijadikan landasaan kenikmatan, kesulitan untuk membuka jendela kecerdasan.

Jangan menyerah… Jangan berhenti mengasihi orang-orang yang engkau cintai… Jangan menyerah untuk menjadi bahagia karena kehidupan adalah sebuah pertunjukan yang menakjubkan.

Dan engkau adalah seorang manusia yang luar biasa!”

Mengubah Nasib Dengan Menolong Orang Lain

15 Sep

Pada 27 Oktober 1945, seorang bayi lelaki lahir pada sebuah desa petani di negara bagian Pernambuco, Brasil.

Karena kondisi keluarganya yang sangat miskin, anak ini sejak usia 4 tahun sudah terpaksa turun ke jalan untuk berjualan kacang, namun tetap tidak cukup sandang dan pangan.

Setelah masuk SD, di luar jam belajarnya dia mencari makan dengan menjadi tukang semir sepatu bersama dua orang temannya, jika tidak mendapatkan pelanggan, maka dia harus menahan lapar.

Pada saat usianya mencapai 12 tahun, di suatu petang datang seorang pemilik toko ingin menyemirkan sepatunya, tiga orang anak itu langsung mengerubunginya. Melihat pandangan penuh minta dari tiga anak ini, dia merasa serba salah.

Akhirnya, dia mengeluar kan dua buah uang koin dari sakunya dan berkata, “Siapa yg paling butuh uang di antara kalian akan saya berikan kesempatan untuk menyemir sepatuku, saya akan membayarnya dua dolar.”

Pada masa itu ongkos semir sepatu hanya 20 sen, jadi uang sepuluh kali lipat ini bagaikan kue yang jatuh dari langit. Ketiga pasang mata mereka segera memancarkan cahaya aneh.

“Dari pagi sampai sekarang saya belum makan, jika tidak ada uang untuk membeli makanan, mungkin saya akan mati kelaparan”, kata seorang temannya.

“Bahan makanan di rumahku sudah habis tiga hari, ibuku juga sedang sakit, saya harus membawa pulang bahan makanan, kalau tidak maka malam nanti saya akan dipukuli.”, kata temannya yang lain.
 
Anak ini melihat pada uang dua dolar di tangan pemilik toko, sejenak kemudian dia berkata, “Jika kesempatan mendapatkan dua dolar ini diberikan kepadaku, saya akan memberikan kepada dua orang temanku ini masing-masing satu dolar.”

Jawaban anak ini membuat pemilik toko dan dua orang temannya merasa heran.

Anak ini menjelaskan, “Kedua orang ini adalah teman baikku, mereka sudah lapar seharian, sedangkan saya tadi siang ada makan sedikit kacang, jadi saya ada tenaga untuk semir sepatu. Biarlah saya yang semir, anda pasti merasa puas.”

Pemilik toko ini merasa sangat terharu, setelah anak ini siap menyemir sepatunya, dia benar-benar memberikan dua dolar kepadanya. Anak ini juga tidak menjilat kembali ludahnya, dia langsung membagikan uang kepada kedua temannya.

Beberapa hari kemudian, pemilik toko menemui anak itu dan memintanya agar bekerja di tokonya setelah pulang sekolah, sekaligus mendapatkan makan malam. Walaupun sebagai pekerja magang upahnya sangat rendah, namun lebih baik daripada pendapatan dari semir sepatu.

Anak ini tahu kalau nasibnya berubah karena perbuatannya yang mau menolong orang yang lebih membutuhkan. Sejak itu, asalkan mampu, dia akan berusaha membantu orang yang lebih susah daripadanya.

Akhirnya dia berhenti dari sekolah dan bekerja sebagai buruh pabrik, demi memperjuangkan hak-hak kaum buruh, dia bergabung dengan serikat buruh pada usia 21 tahun, dia juga mendirikan Partai Buruh pada usia 45 tahun.

Pada tahun 2002, dia mengikuti pemilihan presiden Brasil dengan slogan kampanye “Hapuskan kelaparan” dan berhasil menang.
Pada tahun 2006, dia terpilih kembali untuk masa jabatan 4 tahun kedua.

Selama 8 tahun pemerintahannya, dia merealisasikan janji kampanyenya untuk menjadikan Brasil sebagai kekuatan ekonomi dunia, dia berhasil membuat 93% anak-anak dan 83% orang dewasa di Brasil cukup makan tiga kali sehari.

Negara Brasil yang dipimpinnya berubah dari “dinosaurus pemakan rumput” menjadi “Singa jantan benua Amerika”, sekali lompat Brasil berhasil masuk ke dalam deretan sepuluh besar kekuatan ekonomi dunia.

Tidak salah lagi kalau dia adalah mantan presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva yang masa jabatannya habis pada akhir tahun 2010.

Jika kita semakin menaruh perhatian pada orang, maka kita akan semakin tidak mengkhawatirkan diri sendiri.
Jika kita semakin tidak mengkhawatirkan diri sendiri, maka perasaan menderita kita akan semakin ringan.

Kenali 5 Penyebab Karyawan Terbaik Anda Mengundurkan Diri

14 Sep

Di ruang kerja suatu perusahaan, terjadi dialog berikut.

Aldo: “Pak Krishna, ada sesuatu yang perlu saya bicarakan kepada Bapak.”

Krishna: “Tentang apa Aldo?”

Aldo: “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Krishna yang sebesar-besarnya atas bimbingan selama ini, selanjutnya saya ingin mengajukan permohonan pengunduran diri pak.”

Krishna: “Sebentar-sebentar, kok tiba-tiba minta resign? Padahal perusahaan sudah menaruh banyak harapan kepada kamu lo Do. Kamu karyawan terbaik tahun ini kan? Saya juga tidak pernah mendapat laporan buruk dari departemenmu.”

Aldo: “Betul Pak, namun mohon maaf saya sudah menetapkan untuk mengundurkan diri secepatnya. Surat resmi permohonan pengunduran diri segera saya serahkan kepada Bapak.”

Krishna: “Lho! Ada apa ini Do? Kalau ada masalah mari kita selesaikan baik- baik. Begini, kita ngobrol dulu saja…”

Pasti sangat menyebalkan bukan, saat kejadian di atas terjadi pada kita? Memiliki karyawan yang benar-benar berkualitas itu bukan perkara yang mudah. Mempertahankan individu terbaik agar tidak mengundurkan diri juga menjadi tantangan tersendiri yang dihadapi oleh perusahaan.
Baca lebih lanjut