Saya Janji Tidak Akan Tertawa Deh!

19 Okt

Saya Berjanji Tidak Akan Tertawa (sumpe deh..)

Hendrix menemui dokter spesialis kelamin. Katanya, “Dok, saya punya masalah, tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah?

Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku,” jawab dokter bersahaja.

Hendrix langsung menurunkan celananya, “anu”nya ternyata kecil sekali,mungkin diameternya hanya sebesar pensil staedler 2B.

Melihat barang yang hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling di lantai, kira- kira lima puluh menit, baru dia dapat mengendalikan emosinya. “Maaf Mas, saya kelepasan. Saya janji tidak akan tertawa lagi”.

Nah, sekarang masalah Saudara apa?” kata dokter, berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya.

Hendrix ngomong dengan nada sedih.  “Anu” saya sudah tiga hari bengkak begini”.

Si Dokter langsung pingsan karena sudah tidak kuat lagi menahan untuk tidak melanggar sumpah dokternya.

Digambar Aja

Di suatu sekolah dasar terpencil di desa PETIR Bandung terdapat murid yang sangat konyol dan bodoh.sebut saja tono namanya.suatu hari sekolah tersebut mengadakan pengisian formulir untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu SLTP.

Bu guru berkata, “baik anak-anak diisi semua ya jangan sampai ada yang bolong!”

“Bu, nama kita ditulis ya?” tanya tono.

kemudian bu guru menjawab, “ya…iyalah!”

tak lama kemudian tono kembali bertanya, “bu,tempat tanggal lahir kita ditulis juga gak bu?”

bu guru dengan kesal menjawab, “iya donk tono, biar jelas!”

belum ada 3 menit tono kembali bertanya pada gurunya, “bu, kalo jenis kelamin orang tua ditulis juga kan?”

dengan kesal bu guru menjawab, “GAK… DIGAMBAR AJA!”

Tono : ???

Pria Pendiam

Suatu hari seorang pria yang terkenal sangat pendiam dan tidak suka banyak bicara, kedatangan seorang sales girl yang akan mempromosikan alat-alat kecantikan.

Sales itu berkata bahwa dia ingin bertemu dengan istri si pria pendiam tersebut. Pria itu berkata bahwa istrinya tidak ada di rumah.

“Oh, tidak apa-apa kok, Pak,” kata si sales tersebut, “Boleh nggak kalau saya menunggu istri Anda di sini?”

Pria itu menyuruh sales tersebut menunggu di ruang tamu, setelah itu pria tersebut meninggalkan si sales sampai tiga jam lebih.

Karena terlalu lama, si sales itu akhirnya merasa gelisah dan memanggil si pria pemilik rumah, “Boleh saya tahu kemana kira-kira istri Bapak pergi?”

“Dia pergi ke kuburan,” jawab si pria.

“Kapan dia kembali?”

“Aku sama sekali tidak tahu,” kata si pria. “Dia sudah berada di sana selama 11 tahun.”

Cinta Gadis Desa

Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota dibekali pesan oleh simbok. “Nduk. . kalau kamu ke kota dan kebetulan ada jodoh, Simbok pesen, carilah pasangan yang setia; bisa mengelola uang, dan; harus perjaka ting-ting”.

Berangkatlah sang gadis ke kota. Beberapa bulan kemudian dia kembali ke desanya untuk meminta doa restu ingin menikah.

“Simbok.., saya sudah dapet jodoh seperti pesen Simbok”.

Sang gadis menceritakan kepada si Mbok tentang pacarnya. “Kalo jalan-jalan keliling kota, dia selalu nggandeng, mbelai-belai saya. Itu kan artinya setia ya mbok?” Si mbok mengangguk tanda setuju.

Sang gadis meneruskan “Suatu hari karena kemalaman dan kehujanan kami mencari tempat berteduh dan menginap, jodoh saya ini bilang agar meneduh ke motel saja. Dan supaya hemat, sewa kamarnya satu saja. Ini kan artinya dia bisa hemat ya mbok?” Dengan terbata-bata bingung, Simbok mengangguk.

Sang gadis masih meneruskan lagi “Di situ lah Simbok, baru saya tahu kalau jodoh saya itu juga masih perjaka ting-ting… “

“Hah…?” sergah Simbok. “Gimana sih nduk kok kamu bisa bilang gitu?”

Lalu sang gadis bercerita “Mmm … anunya masih baru…masih dibungkus PLASTIK, Mbok!”

Gedubraak..! !! Simbok langsung klenger.

Belajar Hari Ini

Seorang anak yang baru saja masuk sekolah dasar, ketika pulang sekolah ditanya oleh ibunya: “Belajar apa kau hari ini nak ?”

“Belajar menulis bu…”, jawab sang anak.

“Apa yang kau tulis nak?” tanya ibu.

“Tidak tau bu, karena saya belum belajar membaca.”

3 Tanggapan to “Saya Janji Tidak Akan Tertawa Deh!”

  1. siswandi a.n. Oktober 20, 2009 pada 10:49 #

    ass ww, …. kali neh sy cuma senyum, …besok pasti sy ketawa buat tulisan anda: … Nice!!!!

  2. icha Oktober 23, 2009 pada 10:49 #

    Nice story..

  3. amelia utami agariezie November 4, 2009 pada 10:49 #

    hahahaha,,, lucu,,lucu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: