Renungan Indah: Puisi Karya Rendra

8 Apr

Puisi berikut memiliki makna dalam. Yang menggali kedalaman nilai keimanan, ketaqwaan, dan ketawakkalan. Begitu dalamnya sehingga tak cukup sekali untuk membaca serta merenungkannya. Seperti halnya menyaksikan bintang gemintang yang bertabur di langit luas. Tak terasa terucap kata, “Maha Suci Engkau…Tak ada yang Kau ciptakan sia-sia.” Ingin kuajak serta bertafakur dan merenung tentang sebuah karya anak manusia dan karya itu adalah…

Renungan Indah – W.S. Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku

Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”

(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya di atas ranjang RS)

4 Tanggapan to “Renungan Indah: Puisi Karya Rendra”

  1. Thomas April 8, 2010 pada 10:49 #

    Rendra…pujangga besar!

  2. Kang Bondan April 8, 2010 pada 10:49 #

    kalo pak bondan bilang maknyuss …kang bondan bilang ini mak nyessss…

  3. flying insurance quotes Juni 17, 2010 pada 10:49 #

    Semangat…Salam kenal…Di tungu kunjungan baliknya!

    Terima kasih,

    • sayangdibuang Juli 30, 2010 pada 10:49 #

      Salam kenal kembali…OK, langsung ke TKP > californiatravelinsurance…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: