Cara Membersihkan Kotoran Telinga

30 Sep

Untuk membersihkan kotoran telinga, mungkin anda biasanya menggunakan kapas pembersih  (cotton bud). Namun sebaiknya cotton bud hanya digunakan untuk membersihkan lipatan luar telinga.

“Anda perlu hati-hati agar tidak melakukan apa yang saya sebut ‘cari dan hancurkan’, karena Anda bisa saja tanpa sengaja malah mendorong kotoran masuk lebih jauh, atau Anda bisa merusak gendang telinga,” ujar J. Randolph Schnitman, MD, otolaryngologist (dokter spesialis THT) di Beverly Hills, California.

“Kotoran itu dihasilkan oleh lapisan saluran telinga, dan kalau jumlahnya normal sih, tidak masalah.”

Cara lain untuk membersihkan telinga adalah dengan membiarkan air masuk ke telinga saat mandi, lalu miringkan kepala untuk membuang airnya, demikian saran Brett Levine, MD, spesialis THT di Torrance, California. Namun pastikan airnya hangat, karena air yang dingin atau terlalu panas bisa menyebabkan Anda mengalami vertigo.

Jika kotoran telinga Anda tergolong kering, bahkan keras, sebaiknya gunakan earwax remover. Bila digunakan dengan cara yang benar, alat ini akan membantu melunakkan kotoran sehingga lebih mudah dibersihkan. Anda juga dapat mencoba memiringkan kepala ke satu sisi saat mandi, dan memasukkan beberapa tetes mineral atau baby oil ke dalam telinga. Tunggu 1 atau 2 detik untuk melarutkan kotoran, lalu miringkan kepala ke sisi sebaliknya, sehingga kotoran keluar dari telinga.

Kalau semua cara ini tidak berhasil membuat kotoran keluar, Anda bisa mengunjungi dokter spesialis THT untuk membantu membersihkan kotoran telinga. Jangan kaget bila di dalam telinga Anda ternyata juga terdapat berbagai kotoran lain, seperti serpihan potongan rambut.

“Kadang-kadang kotoran telinga itu keras sekali, dan tetesan baby oil tidak bisa membuatnya lunak. Dokter THT bisa melihat apakah ia bisa menyedot, mengorek, atau meraih sesuatu yang tidak dapat membersihkan diri secara alami,” tambah Dr Levine.

Di berbagai salon, Anda mungkin akan menemukan layanan ear candle atau ear cone, dimana ujung sebuah lilin berongga disulut api, sedangkan ujung satunya dimasukkan ke dalam telinga untuk membuang kotorannya. Namun, para dokter menyatakan bahwa cara ini sebenarnya tidak efektif.

“Bila ditinjau dari evaluasi Barat, terapi lilin ini terbukti sama sekali tidak efektif; tidak ada manfaatnya apa-apa,” kata Dr Schnitman.

Selain tidak bermanfaat, cara ini juga bisa saja berbahaya. Menurut American Academy of Audiology, survei yang diadakan di Inggris menyebutkan bahwa para ahli THT dilaporkan pernah menangani cidera akibat terapi ear candle, seperti terbakar, saluran telinga menutup, gendang telinga berlubang, dan infeksi saluran telinga yang menyebabkan kehilangan pendengaran sementara.

Sumber: Kompas.com from Womans Day

9 Tanggapan to “Cara Membersihkan Kotoran Telinga”

  1. Asep_down Oktober 1, 2011 pada 10:49 #

    Wow…ribet jg yah.

  2. Axl andi junty Oktober 1, 2011 pada 10:49 #

    Ooooooo….
    Oke’lah kalo bgtu…
    ᓫᓫᓐ⠌ᓴ⡏

  3. Juvida Ellena Februari 1, 2012 pada 10:49 #

    trimakasih infonya gan..

  4. uga Februari 3, 2012 pada 10:49 #

    Wah boleh juga tuh infox berart aq nggak perlu takut dong klu anakq mandi sambil nyelam xixixi

  5. K'Ardi Maret 7, 2012 pada 10:49 #

    Blh tuh dicoba.

  6. ryan Mei 30, 2012 pada 10:49 #

    bngung jg kalo salah…xixixixixix

  7. Sandi Maret 13, 2013 pada 10:49 #

    sudah hampir 2 bulan saya mengalami gangguan pada telinga yg di diagnosa ada jamur .
    dan sampai saat ini saya masih control ulang ke dr.THT.
    saya minta saran n nasihatnya donk,,langkah apa yg hrs saya lakukan utk selanjutnya.
    trimakasih dokter..

  8. ahmad Juni 5, 2013 pada 10:49 #

    ok jg th infox q pengen coba tips”x

  9. kenhrogsh Juli 6, 2014 pada 10:49 #

    Saya juga mengalami luka di gendang telinga, sudah ke THT 2x, obat yg bpertama Ofloaxin tetes, Cipro, anti radang, juga ada obat tetes penghancur kotoran tanpa nama, kalau ditetekan 5x ada reaksi menimbulkan buih, ketika busa bereaksi ada sensasi puas, seperti rasa gatal yang digaruk……terus karena harus cek lagi, saya ke dokter THT dilain kota, dikasih obat Levo… & vitamin 1×1/hari 10hari, samapi batas waktu telinga saya belum plong, masih berdengung, seperti ada yang menyumbat disebelah kiri, dengan sendirinya kuping kanan juga ga maksimal berfungsi. Selama masa terapi, dianjurkan supaya lubang telinga tidak boleh masuk air, biar luka kering dan cepat sembuh, ini juga saya turuti, tapi sudah hampir 15hari belum ada perubahan sempurna, kita2x 80% sembuh, gatal dan cairan bening yang dulu terjadi sudah berhenti, tapi pendengaran masih terganggu, berdengung, seperti tersumbat, saya ingin memeriksa kembali tapi ke THT saya pikir sama aja, dokter kayaknya menganggapnya hanya penyakit ringan, terbukti ketika dua dokter yang dulu cuma diteropong, trus kasih resep, pulang, tidak ada test level noise misalnya, atau apalah sebagai indikator tingkat seius atau sedang. Mestinya ada pengangkatan kotoran dari dalam, atau penanganan secara mekanis, sehingga penanggulannya lebih terasa. Saya mohon saran ke dokter yang ada di palembang. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: