Pelajaran tentang Meningkatkan Nilai dari Ayah

13 Okt

jordan n dadDia berkulit hitam, lahir di daerah kumuh Brooklyn, New York, dan melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin yang penuh diskriminasi.

Suatu hari ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?”

Ia menjawab, “Mungkin 1 Dollar.”

“Bisakah dijual seharga 2 Dollar? Jika berhasil, berarti engkau telah membantu ayah dan ibumu.”

“Saya akan mencobanya,” Ia lalu membawa pakaian itu ke stasiun kereta bawah tanah dan menjual selama lebih dari enam jam. Akhirnya ia berhasil menjual 2 Dollar dan berlari pulang,

Kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya,

“Coba engkau jual seharga 20 Dollar.”

“Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling hanya 2 Dollar.”

Ayahnya berkata, “Mengapa engkau tidak mencobanya dulu?”

Akhirnya, ia mendapatkan ide, dengan meminta bantuan sepupunya untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang nakal pada pakaian itu, lalu ia menjualnya di sekolah anak orang kaya, dan laku 25 Dollar,

Ayahnya kembali memberikan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau mampu menjualnya dengan harga 200 Dollar?”

Kali ini ia menerima tanpa keraguan sedikit pun Kebetulan aktris film populer “Charlie Angels,” Farrah Fawcett berada di New York. Sehabis konferensi pers, ia pun menerobos penjagaan pihak keamanan dan meminta Farrah Fawcett membubuhkan tanda tangan di pakaian bekasnya.dan kemudian pakaian tersebut terjual 1.500 Dollar.

Malamnya. Ayahnya bertanya, “Anakku, dari pengalaman menjual tiga helai pakaian ini apa yang engkau pahami?”

Ia menjawab, “Selama kita mau berpikir, pasti ada caranya.”

Ayahnya menggelengkan kepala, “Engkau tidak salah! Tapi bukan itu maksudnya, ayah hanya ingin memberitahukanmu bahwa sehelai pakaian bekas yang bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai manusia? Mungkin kita berkulit gelap dan miskin, tapi apa bedanya?”

Sejak itu, ia belajar dengan lebih giat dan menjalani latihan lebih keras, dua puluh tahun kemudian, namanya terkenal ke seluruh dunia.

Ia adalah Michael Jordan, sang legendaris pebasket NBA.

Berikut adalah salah satu kutipannya yang terkenal, “I can accept failure, everyone fails at something. But I can’t accept not trying. (Saya dapat menerima kegagalan, setiap orang pernah gagal. Tapi, saya tak dapat menerima untuk tidak mencoba)

Satu Tanggapan to “Pelajaran tentang Meningkatkan Nilai dari Ayah”

  1. Fian F. Februari 15, 2015 pada 10:49 #

    Sangat menginspirasi, Pak. Saya pun sampai merinding bacanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: