Perdebatan & Kearifan

8 Mei

arguingDi Tiongkok pernah ada seorang guru yang sangat dihormati karena tegas  dan jujur. Suatu hari, 2 murid menghadap sang guru. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang jumlah hitungan 3 x 7.

Murid yang pandai mengatakan 21, sedangkan si murid bodoh bersikukuh mengatakan 27. Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta sang guru sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yang benar di antara mereka.

Si murid bodoh mengatakan, “Jika saya yang benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh guru, tapi jika kamu yang benar (3 x 7 = 21) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri.” kata si murid bodoh menantang dengan sangat yakinnya.

“Katakan guru mana yang benar?” tanya si murid bodoh.

Ternyata sang guru memvonis cambuk 10x bagi si murid pandai (yang menjawab 21). Si murid pandai protes keras!

Sang guru menjawab, “Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk ketidakarifanmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3 x 7 adalah 21.”

Sang guru melanjutkan, “Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi arif, daripada saya harus melihat 1 nyawa terbuang sia-sia!”

Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak benar dan berguna, hanya akan menguras energi percuma. Ada saatnya kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia. Diam bukan berarti kalah, bukan?

Memang tidak mudah, tapi janganlah sekali-kali berdebat dgn orang yang tidak memahami permasalahan, tapi merasa dirinya sudah paling benar padahal sudah jelas-jelas salah.

“MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI KITA, YANG BISA MENGONTROL & MENJAUHKAN DIRI DARI PERDEBATAN YANG TAK GUNA.”

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: