Kisah Bos dan 2 Staf Penjualannya

12 Apr

Di sebuah perusahaan sepatu ada seorang bos yang ingin meluaskan pasar penjualan produknya, untuk mewujudkan niatnya tersebut dipanggilah 2 orang karyawan, yaitu Si A dan Si B.

Si Bos
“Kalian berdua saya panggil ke kantor saya karena kalian akan saya beri tugas untuk memasarkan sepatu dari perusahaan kita.”

“A kamu bertugas di wilayah yang penduduknya sudah mengenal sepatu.”

“B kamu bertugas di wilayah yang penduduknya belum mengenal sepatu.”

Si A
“Baik bos”

Si B
“Oke bos”

Keduanya diberikan 10 pasang sepatu dengan tipe yang sama dan keduanya diberikan waktu yang sama yaitu selama 1 minggu untuk memasarkan sepatu-sepatu tersebut, dan setelah satu minggu mereka berdua harus melapor kembali kepada Si Bos bagaimana hasil dari penjualan masing-masing.

Dan mereka pun berangkat ke daerah yang sudah ditentukan.
Mereka pun memasarkan produknya masing-masing.

Dan setelah 1 minggu berlalu mereka melaporkan hasil penjualan mereka.

Si Bos
“Sudah 1 minggu semenjak saya memberikan kalian tugas untuk memasarkan sepatu, bagaimana hasilnya?”

“Di mulai dari kamu A, bagaimana hasil penjualan kamu?”

Si A
“Alhamdulillah ya, sesuatu banget… penjualan sepatu saya laris manis, bahkan banyak yang mau pesan lagi karena penduduk di tempat berjualan saya sudah familiar dengan sepatu, maka itu cukup mudah untuk menawarkan sepatu kepada mereka.”

Si Bos
“hebat, hebat”

“Lalu bagaimana dengan kamu B, bagaimana dengan hasil penjualan kamu?”

Si B
“Hmm… boro-boro mau laris bos, tidak ada satupun sepatu yang terjual karena di tempat berjualan saya masyarakatnya masih primitif, belum familiar dengan sepatu, maka itu saya sulit menawarkan sepatu kepada mereka.”

“Ini tidak fair bos, Si A diberikan lokasi yang enak, sedangkan saya diberikan lokasi yang tidak enak.”

Si Bos
“Baiklah… supaya fair saya akan men-switch alias menukar tempat berjualan kalian.”

“B sekarang kamu bertugas di wilayah yang penduduknya sudah mengenal sepatu.”

“A sekarang kamu bertugas di wilayah yang penduduknya belum mengenal sepatu.”

“Kalian berdua akan kembali diberikan produk yang sama dan waktu yang sama yaitu selama 1 minggu, setelah 1 minggu kalian harus memberikan laporan kepada saya.”

Si A
“Baik bos”

Si B
“Oke bos”

Setelah satu minggu berlalu, keduanya datang ke ruangan Si Bos untuk memberikan laporan.

Si Bos
“Oke, saya ingin mendengar laporan penjualan dari kalian berdua, dimulai dari kamu A.”

Si A
“Wow, luar biasa bos… semua sepatu terjual! bahkan terjual lebih cepat dari tempat berjualan saya yang pertama, lebih dari itu bos, di tempat saya yang baru lebih banyak penduduk yang mau memesan lagi karena penduduk di tempat saya berjualan masih primitif dan belum familiar dengan sepatu, maka itu sepatu dianggap barang baru bagi mereka sehingga banyak penduduk yang ingin memakainya.”

Si Bos
“Luar biasa, hebat, hebat.”

“Lalu bagaimana dengan kamu B, bagaimana dengan hasil penjualan kamu?”

Si B
“Hmmm…. hanya terjual 2 pasang sepatu bos, itu juga susah banget… karena di tempat berjualan saya penduduknya sudah familiar dengan sepatu, maka itu sepatu bukan lagi barang baru bagi mereka sehingga hanya terjual sedikit sepatu…”

Si Bos
“Hmmmmm……”

Apa yang kita bisa pelajari di kisah tersebut?

Jawabannya adalah “Susah atau Mudah Tergantung Pada Pola Pikir Kita”

Kalau cara kerja kita benar dan berpikir positif maka hasilnya Insya Allah akan positif.

Berpikirlah positiflah…! Lihat segala sesuatu dari sisi baiknya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: