Arsip | Rumah Tangga RSS feed for this section

Dua Orang Baik, tapi Mengapa Perkawinannya Tidak Bahagia?

2 Jan

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil saya melihatnya begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur untuk ayah karena lambung ayah kurang baik. Setelah itu, masih harus memasak nasi untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Setiap sore, ibu selalu menyikat panci supaya tidak ada noda sedikitpun. Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan rumah agar tidak berdebu.

Ibu adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayah, ibu bukan pasangan yang baik. Tidak hanya sekali ayah menyatakan kesepian dalam perkawinan, tapi saya tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu dan saat libur ayah punya waktu untuk mengantar kami ke sekolah. Ia seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berprestasi dalam pelajaran.

Ayah adalah seorang laki-laki yang baik di mata anak-anak, ia besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami. Hanya saja, di mata ibu, ia bukan pasangan yang baik. Kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam-diam.

Saya melihat dan mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka. Seharusnya mereka layak mendapat perkawinan yang baik. Saya bertanya pada diri sendiri, *”Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?”

Setelah dewasa, akhirnya saya memasuki perkawinan dan perlahan-lahan saya mengetahui jawaban itu…
Baca lebih lanjut

Iklan

“Aku Akan Menggendongmu Sampai Maut Memisahkan Kita!”

24 Okt

Pada hari pernikahanku, aku menggendong istriku. Mobil pengantin berhenti di depan apartemen kami. Teman-teman memaksaku menggendong istriku saat keluar dari mobil. Lalu aku menggendongnya ke dalam rumah kami. Dia tersipu malu-malu. Saat itu, aku adalah seorang pengantin pria yang kuat dan bahagia. Dan ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu saat kami menikah.

Hari-hari berikutnya berjalan seperti biasa. Kami memiliki seorang anak, aku bekerja sebagai pengusaha dan berusaha menghasilkan uang lebih. Ketika aset-aset perusahaan meningkat, kasih sayang diantara aku dan istriku sudah mulai menurun.

Istriku seorang pegawai pemerintah. Setiap pagi kami pergi bersama dan pulang hampir di waktu yang bersamaan. Anak kami bersekolah di sekolah asrama. Kehidupan pernikahan kami terlihat sangat bahagia, namun kehidupan yang tenang sepertinya lebih mudah terpengaruh oleh perubahan-perubahan yang tak terduga.

Lalu, Jane datang ke dalam kehidupanku.
Baca lebih lanjut

While You’re Sleeping…

23 Apr

sleeping-moon“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah. Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. “Biar malaikat yang menjawab salamku,” begitu pikirnya.

Melewati ruang tamu yang temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.

Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur pulas. Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadirannya.
Baca lebih lanjut

Terima Kasih Karena Rumah Kita Masih Berantakan…

22 Feb

rumah berantakan“Aku heran sama istriku!”

Suatu hari seorang teman mengunjungi saya dan mulai menceritakan keluhan-keluhannya tentang istrinya. “Aku sudah bingung harus bagaimana?” katanya.

Sebenarnya saya tidak enak untuk membicarakan masalah pribadi seperti ini. Namun teman saya terus mengajak bicara. Tampaknya ia perlu teman bicara. “Apa masalahnya?” tanya saya.
Baca lebih lanjut

Kisah Dibalik Rasyad Foundation

8 Jan

hand to parentKisah berikut ini bisa jadi bahan renungan bagi kita sebagai orang tua. Saya tidak tahu apakah cerita ini benar atau tidak (saya sudah googling dan mencari info tentang Rasyad Foundation dan belum menemukannya). Namun, terlepas dari hal tersebut, kita masih bisa mengambil pelajaran dan hikmahnya. Berikut adalah paparannya.

Anak kecil berusia 7 tahun ini namanya Rasyad. Ia putera tunggal seorang miliuner Kuwait. Saat ia terbaring di rumah sakit selama 23 hari opname, ia tidak ditemani ayah bundanya yang sibuk dengan pekerjaannya.
Baca lebih lanjut

Nasihat Perkawinan

9 Agu

family copyDalam menjalani kehidupan, pernikahan dan membina rumah tangga adalah salah satu sunnatullah dan menjadi episode di dalamnya. Sepanjang perjalanannya ada suka dan duka yang mengiringinya. Semoga nasihat singkat berikut ini bisa menjadi pengingat bagi kita yang menjalaninya.

KETIKA AKAN MENIKAH. Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

KETIKA MELAMAR. Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

KETIKA AKAD NIKAH. Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah.

KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN. Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo’akan anda, karena anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berpikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan do’a mereka.
Baca lebih lanjut

Sifat Perempuan yang Bikin Pria Sembunyikan Perasaannya

11 Feb

Seringkali perempuan bingung menebak isi hati dan juga perasaan pria. Ya, pria memang cenderung lebih suka menyimpan perasaan dan emosi (rasa sedih, marah, ingin menangis, bahagia dan kecewa) untuk dirinya sendiri.

Misalnya, saat mendapat berita duka kebanyakan pria justru menahan air mata, mengungkap kesedihannya dengan sebuah senyuman pahit, atau justru dengan wajah datar. Sedih? pasti, tapi semua disembunyikannya.
Baca lebih lanjut