Arsip | Uncategorized RSS feed for this section

Aku Mencintaimu Karena Kamu Cerewet

8 Mar

“Ibu, Bapak,” begitu aku memulai pertanyaan di seminar parenting lalu, “Siapa yang di sini baru punya anak satu?”

Hampir semuanya mengancungkan jari.

“Punya anak dua?”

Masih banyak yang ngacung.

“Anak tiga?”

Wuih, masih banyak aja.

“Anak empat?”

Beberapa sudah turun tangan, tapi masih banyak emak-emak yang ngacung. Sambil nyengir lagi.

“Oke, anak enam?”

Yang tadi nyengir mulai ketawa. Tapi tetap ngacung. Subur bener.

“Oke, anak delapan?”

Semua tangan sudah turun. Kecuali satu di pojokan sana. Ternyata bapak-bapak.

“Anak Sembilan?”

Sudah tidak ada yang ngancung.

Baca lebih lanjut

Taubat

25 Feb

Beberapa bulan lalu saya ketemu dengan seorang pebisnis hebat, Pak Lukman Drajat namanya.

Dulu, dia pebisnis besar, omzetnya ratusan miliar setahun. Malah menjadi salah satu pengusaha paling kaya di Riau, katanya.

5 tahun lalu bisnisnya hancur karena salah urus. Tapi Pak Lukman malah bersyukur. Dia bilang: “Karena bisnis saya hancur, jadi banyak yang berubah di diri saya. Saya merasa lebih baik, paling tidak menurut saya..

Dulu, saya shalat cuma seminggu sekali, Jumatan doang. Itupun kalo gak tabrakan dengan rapat penting. Sekarang alhamdulillah, bukan cuma shalat wajib, tiap malam saya berusaha untuk tidak meninggalkan shalat tahajud.
Baca lebih lanjut

Nikmat Rezeki Bisa Berbagi

23 Feb

Menjelang shalat Isya, seorang wartawan duduk kelelahan di halaman sebuah masjid. Perutnya berbunyi karena keroncongan. Kepalanya clingak-clinguk mencari tukang jual makanan, tapi tak kunjung menemukannya. Dari wajahnya, tampak gurat-gurat kekecewaan.

Usut punya usut, si wartawan ini tengah kecewa berat karena gagal bertemu dengan seorang tokoh yang hendak diwawancarai.

Betapa tidak kecewa, sejak siang hari dia sudah “mengejar-ngejar” tokoh tersebut. Siang hari, mereka janji bertemu di sebuah kantor.

Beberapa saat sebelum waktu pertemuan itu berlangsung, tokoh penting ini mendadak membatalkan janji, ada acara mendadak katanya.

Militansinya sebagai seorang wartawan untuk mendapatkan berita telah membuat pria muda ini mendatangi hotel tempat si pejabat meeting.
Baca lebih lanjut

Permainan Pikiran (Teori Jeruk Nipis)

22 Mei

Saya ada sedikit percobaan
Kita bermain imajinasi.

Bayangkan ada sebuah Jeruk Nipis berwarna hijau agak ke kuning-kuningan.
Lalu Jeruk tsb anda potong jadi dua. Kemudian pegang salah satunya dan peraslah…
Sampai air tetesan nya mengucurr…

Apa yg anda rasakan..? Asam bukan..? Setiap tetesannya membuat anda menelan ludah.
Kalau imajinasi anda kuat sekarang anda sedang
Menelan air liur, saking asamnya betul?

Padahal jeruknya tidak ada…
Tapi rasa asamnya terasa hingga anda harus menelan ludah.

Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yg disebut
TEORI JERUK NIPIS.
Baca lebih lanjut

Exponential Leader

19 Mei

Anda tahu siapa yang menemukan kamera digital? Namanya Steven Sasson, salah satu karyawan Kodak, perusahaan fotografi global saat itu.

Ketika, Sasson mempresentasikan temuannya, para petinggi Kodak berkata “Teknologi cetak telah hidup bersama kami selama lebih dari 100 tahun, tak ada siapa pun yang mengeluh tentang cetak. Selain itu, cetak juga murah.”

Temuan Sasson tidak mendapat tempat bahkan cenderung dilecehkan oleh para pemimpin Kodak.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 2012, Kodak dinyatakan bangkrut. Dunia fotografi film yang dibanggakan Kodak akhirnya mati, digantikan fotografi digital yang kemudian dikuasai Nikon dan Canon.

Ironisnya, Kodaklah yang menemukan kamera digital tetapi ia bangkrut karena perkembangan kamera digital. Sang penemu dikubur oleh hasil temuannya sendiri. 
Baca lebih lanjut

Jamu Jati Kendi

13 Mei

Jika melihat orang lain bahagia, selalu yang ditanya “Apa sih resepnya anda berdua bisa hidup sehat & bahagia?”

Yang ditanya sepasang kakek & nenek yang sedang berolah-raga. Si nenek cuma mesem-mesem aja.

Kemudian dengan singkat si kakek jelaskan bahwa mereka bisa hidup sehat & bahagia bersama nenek karena setiap hari minum JAMU JATI KENDI. Racikannya sangat menyehatkan & membahagiakan.

SI kakek menjelaskan ramuan tersebut sebagai berikut.

JAMU = Jaga mulutmu Maksudnya, mulut dijaga agar tak keluarkan kata-kata yang tak pantas. Selain itu agar menjaga mulut untuk tak makan sembarang makanan. Makanlah makanan yang berguna bagi tubuh & Makan secukupnya, sesuai kebutuhan & jangan terlalu kenyang.

JATI = Jagalah hati
Maksudnya, isilah hati dengan perasaan yang positif & selalu bersyukur terhadap yang sudah dimiliki juga tak perlu kecewa dengan yang belum diperoleh. Jangan sampai hati dipenuhi dengan rasa iri, dengki, jahil, fitnah & segala yang dapat menyakiti orang lain.

KENDI = Kendalikan diri Maksudnya: Hiduplah secara normal, Istirahat yang cukup, serta jangan lupa olah raga yang sesuai dengan usia. Kendalikan emosi & keinginan yang bukan merupakan kebutuhan, Buang jauh-jauh ambisi yang tak terukur.

JAMU JATI KENDI Gratis, oleh sebab itu mulailah mencobanya dengan minum setiap hari.

Semoga bermanfaat…

Bumbu Dasar Masak

4 Mei

Sekadar berbagi, barangkali cocok & kepakai buat resep Keluarga.

Bumbu dasar untuk kemudahan memasak di bulan Ramadhan.
Mau masuk bulan Ramadhan bu ibu, mulai stok bumbu dasar biar masak sahur tidak keteter, bisa awet 3 bulan lho.

*Bumbu Dasar Merah*
– 400 gram cabai merah (buang bijinya),
– 100 gram bawang merah,
– 50 gram bawang putih,
– 100 gram tomat,
– 20 gram terasi,
– 100 gram gula pasir,
– 15 gram garam halus,
– 100 ml minyak goreng (saat memblender), 
– 100 ml minyak goreng (saat menumis).

Bumbu ini cocok untuk memasak nasi goreng, sambal goreng, (ditambah lengkuas, salam, dan santan), dll
Baca lebih lanjut