Arsip | Uncategorized RSS feed for this section

Seberapa Kita Bisa Memberi

9 Mei

Ada seorang gadis mengontrak rumah bersebelahan dengan rumah seorang ibu miskin dengan 2 anak.

Satu malam tiba-tiba mati lampu, dengan bantuan cahaya HP dia ke dapur mau mengambil lilin, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, ternyata anak miskin sebelah rumah.

Anak itu bertanya panik, “Kakak, kamu punya lilin?”

Gadis itu berpikir, “Jangan pinjamkan. Nanti jadi satu kebiasaan,”

Maka si gadis berteriak, “TIDAK ADA!”

Saat itulah si anak miskin berkata riang, “Saya sudah duga kakak tidak punya lilin, Ini ada 2 lilin untuk kakak. Kami khawatir karena kakak tinggal sendiri dan tidak punya lilin.”

Si gadis merasa bersalah, dalam linangan air mata, dia memeluk anak kecil itu erat-erat.

Sahabat, janganlah kita mudah BERPRASANGKA, dan BERBAGILAH. Karena kekayaan tidak tergantung berapa banyak kita PUNYA, tetapi berapa banyak KITA BISA MEMBERI.

Aku Mencintaimu Karena Kamu Cerewet

8 Mar

“Ibu, Bapak,” begitu aku memulai pertanyaan di seminar parenting lalu, “Siapa yang di sini baru punya anak satu?”

Hampir semuanya mengancungkan jari.

“Punya anak dua?”

Masih banyak yang ngacung.

“Anak tiga?”

Wuih, masih banyak aja.

“Anak empat?”

Beberapa sudah turun tangan, tapi masih banyak emak-emak yang ngacung. Sambil nyengir lagi.

“Oke, anak enam?”

Yang tadi nyengir mulai ketawa. Tapi tetap ngacung. Subur bener.

“Oke, anak delapan?”

Semua tangan sudah turun. Kecuali satu di pojokan sana. Ternyata bapak-bapak.

“Anak Sembilan?”

Sudah tidak ada yang ngancung.

Baca lebih lanjut

Taubat

25 Feb

Beberapa bulan lalu saya ketemu dengan seorang pebisnis hebat, Pak Lukman Drajat namanya.

Dulu, dia pebisnis besar, omzetnya ratusan miliar setahun. Malah menjadi salah satu pengusaha paling kaya di Riau, katanya.

5 tahun lalu bisnisnya hancur karena salah urus. Tapi Pak Lukman malah bersyukur. Dia bilang: “Karena bisnis saya hancur, jadi banyak yang berubah di diri saya. Saya merasa lebih baik, paling tidak menurut saya..

Dulu, saya shalat cuma seminggu sekali, Jumatan doang. Itupun kalo gak tabrakan dengan rapat penting. Sekarang alhamdulillah, bukan cuma shalat wajib, tiap malam saya berusaha untuk tidak meninggalkan shalat tahajud.
Baca lebih lanjut

Nikmat Rezeki Bisa Berbagi

23 Feb

Menjelang shalat Isya, seorang wartawan duduk kelelahan di halaman sebuah masjid. Perutnya berbunyi karena keroncongan. Kepalanya clingak-clinguk mencari tukang jual makanan, tapi tak kunjung menemukannya. Dari wajahnya, tampak gurat-gurat kekecewaan.

Usut punya usut, si wartawan ini tengah kecewa berat karena gagal bertemu dengan seorang tokoh yang hendak diwawancarai.

Betapa tidak kecewa, sejak siang hari dia sudah “mengejar-ngejar” tokoh tersebut. Siang hari, mereka janji bertemu di sebuah kantor.

Beberapa saat sebelum waktu pertemuan itu berlangsung, tokoh penting ini mendadak membatalkan janji, ada acara mendadak katanya.

Militansinya sebagai seorang wartawan untuk mendapatkan berita telah membuat pria muda ini mendatangi hotel tempat si pejabat meeting.
Baca lebih lanjut

Permainan Pikiran (Teori Jeruk Nipis)

22 Mei

Saya ada sedikit percobaan
Kita bermain imajinasi.

Bayangkan ada sebuah Jeruk Nipis berwarna hijau agak ke kuning-kuningan.
Lalu Jeruk tsb anda potong jadi dua. Kemudian pegang salah satunya dan peraslah…
Sampai air tetesan nya mengucurr…

Apa yg anda rasakan..? Asam bukan..? Setiap tetesannya membuat anda menelan ludah.
Kalau imajinasi anda kuat sekarang anda sedang
Menelan air liur, saking asamnya betul?

Padahal jeruknya tidak ada…
Tapi rasa asamnya terasa hingga anda harus menelan ludah.

Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yg disebut
TEORI JERUK NIPIS.
Baca lebih lanjut

Exponential Leader

19 Mei

Anda tahu siapa yang menemukan kamera digital? Namanya Steven Sasson, salah satu karyawan Kodak, perusahaan fotografi global saat itu.

Ketika, Sasson mempresentasikan temuannya, para petinggi Kodak berkata “Teknologi cetak telah hidup bersama kami selama lebih dari 100 tahun, tak ada siapa pun yang mengeluh tentang cetak. Selain itu, cetak juga murah.”

Temuan Sasson tidak mendapat tempat bahkan cenderung dilecehkan oleh para pemimpin Kodak.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 2012, Kodak dinyatakan bangkrut. Dunia fotografi film yang dibanggakan Kodak akhirnya mati, digantikan fotografi digital yang kemudian dikuasai Nikon dan Canon.

Ironisnya, Kodaklah yang menemukan kamera digital tetapi ia bangkrut karena perkembangan kamera digital. Sang penemu dikubur oleh hasil temuannya sendiri. 
Baca lebih lanjut

Jamu Jati Kendi

13 Mei

Jika melihat orang lain bahagia, selalu yang ditanya “Apa sih resepnya anda berdua bisa hidup sehat & bahagia?”

Yang ditanya sepasang kakek & nenek yang sedang berolah-raga. Si nenek cuma mesem-mesem aja.

Kemudian dengan singkat si kakek jelaskan bahwa mereka bisa hidup sehat & bahagia bersama nenek karena setiap hari minum JAMU JATI KENDI. Racikannya sangat menyehatkan & membahagiakan.

SI kakek menjelaskan ramuan tersebut sebagai berikut.

JAMU = Jaga mulutmu Maksudnya, mulut dijaga agar tak keluarkan kata-kata yang tak pantas. Selain itu agar menjaga mulut untuk tak makan sembarang makanan. Makanlah makanan yang berguna bagi tubuh & Makan secukupnya, sesuai kebutuhan & jangan terlalu kenyang.

JATI = Jagalah hati
Maksudnya, isilah hati dengan perasaan yang positif & selalu bersyukur terhadap yang sudah dimiliki juga tak perlu kecewa dengan yang belum diperoleh. Jangan sampai hati dipenuhi dengan rasa iri, dengki, jahil, fitnah & segala yang dapat menyakiti orang lain.

KENDI = Kendalikan diri Maksudnya: Hiduplah secara normal, Istirahat yang cukup, serta jangan lupa olah raga yang sesuai dengan usia. Kendalikan emosi & keinginan yang bukan merupakan kebutuhan, Buang jauh-jauh ambisi yang tak terukur.

JAMU JATI KENDI Gratis, oleh sebab itu mulailah mencobanya dengan minum setiap hari.

Semoga bermanfaat…

Bumbu Dasar Masak

4 Mei

Sekadar berbagi, barangkali cocok & kepakai buat resep Keluarga.

Bumbu dasar untuk kemudahan memasak di bulan Ramadhan.
Mau masuk bulan Ramadhan bu ibu, mulai stok bumbu dasar biar masak sahur tidak keteter, bisa awet 3 bulan lho.

*Bumbu Dasar Merah*
– 400 gram cabai merah (buang bijinya),
– 100 gram bawang merah,
– 50 gram bawang putih,
– 100 gram tomat,
– 20 gram terasi,
– 100 gram gula pasir,
– 15 gram garam halus,
– 100 ml minyak goreng (saat memblender), 
– 100 ml minyak goreng (saat menumis).

Bumbu ini cocok untuk memasak nasi goreng, sambal goreng, (ditambah lengkuas, salam, dan santan), dll
Baca lebih lanjut

5 Bahasa Kasih

24 Feb

Di rumah nomor 25 di jalan Sinabung, sang suami pulang agak terlambat, dia membawa kue coklat kesukaan isterinya.

Sesampai di rumah, didapatinya si isteri dengan muka cemberut menyambutnya. Hadiah itu di terima tetapi tetap saja sepanjang hari isterinya cemberut. Mereka bertengkar membahas keterlambatan suaminya pulang ke rumah.

Di seberang jalan, suami yang lain juga baru pulang dari luar kota. Sesampai di rumah, isterinya bertanya :”Oleh-oleh nya mana?”. Dengan terbata bata sang suami minta maaf dan menjawab bahwa seharian sibuk meeting sehingga nggak sempat beli oleh-oleh.

Sang isteri cemberut dan ketika suami mencoba merangkul, si isteri menghindar kemudian masuk ke dalam. Sepanjang hari suasana rumah menjadi tidak nyaman.

Apa yang salah dari ke dua suami di atas? yang satu mencoba pulang membawa oleh oleh tetapi diacuhkan oleh isterinya. Sedang satunya tidak membawa oleh-oleh dan membuat sang isteri marah.

Itulah yang umum terjadi di masyarakat kita, hal-hal kecil yang tidak diperhatikan oleh masing-masing. Komunikasi yang tidak nyambung antara suami dan isteri. Yang satu bicara bahasa Inggris dan dibalas dengan bahasa perancis. Akhirnya keduanya merasa tidak cocok satu sama lain dan inilah bibit-bibit sebuah perceraian.

Baca lebih lanjut

Istriku Sudah Tidak Cantik & Menggairahkan Lagi

4 Feb

Suatu hari Imam Syafi’i ra. kedatangan seorang Laki-laki, Suami. Dia mengadu kepada Imam Syafi’i perihal istrinya yang sudah tak cantik, tak menggairahkan lagi dipandangnya.

Suami: “Wanita yg aku nikahi itu pertama kali cantik dan menggairahkan. Tapi kenapa sekarang kecantikannya hilang, tidak menggairahkan?”

Mendengar hal itu, Imam Syafi’i dg tersenyum berkata: “Kamu ingin istrimu kembali lagi cantik, Menggairahkan?”

Suami: “Betul”

Imam syafi’i, “Gampang.. tundukan pandanganmu dari seluruh wanita yg diharamkan selama sebulan!”

Setelah mendengar nasihat  tersebut, ia segera mematuhi apa yang disampaikan Imam Syafi’i.

Sebulan kemudian Laki-laki tersebut bertemu kembali dg Sang Imam.

Imam syafi’i pun bertanya: “Bagaimana sekarang? Istrimu sudah kelihatan cantik?”

Suami: “Maa syaa Allah wahai imam, sungguh tak ada wanita cantik, menggairahkan selain istriku.”

Imam syafi’i pun berkata dari kenyataan itu, “Sebenarnya istrimu tidak berubah. Namun ketika kamu menjadi laki-laki yg sering melabuhkan atau mendaratkan pandangannya kepada wanita-wanita yg tidak halal. Ketika itu, Allah mencabut kenikmatan pandanganmu melihat yang halal.
Ketika Allah mencabut kepadamu kenikmatan melihat yang halal itulah kenapa kamu melihat istrimu menjadi biasa.”

“Akan tetapi ketika kamu meninggalkan pandangan yg haram. Lalu akhirnya kamu kemudian hanya menikmati pada pandangan yang halal (istrimu), di situlah kamu akan mendapati kenikmatan istrimu kembali.”