Mengobati Vertigo dengan Menutup Hidung

23 Jul

Kita memiliki hidung berlubang di sebelah  kiri dan kanan, apakah fungsinya sama?

Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan yg kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin).

Jika SAKIT KEPALA, cobalah MENUTUP Lubang hidung sebelah KANAN, bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh.

Jika merasa LELAH, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah KIRI dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.

Perempuan bernafas lebih dg hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Laki-laki bernafas lebih dg hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.

Apakah Anda memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung mana yg bernafas lebih cepat? Sebelah kiri atau kanan?

Jika lubang hidung kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.

Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.

Pada suatu malam, saya duduk menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafas dengan lubang hidung sebelah kiri. Dalam kurang dari satu minggu, sakit kepala saya sembuh.

Saya teruskan melakukannya selama 1 bulan, sejak malam itu sampai sekarang, sakit kepala saya tidak kambuh lagi.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Thibbun Nabawi oleh Imam Ibnul Qoyyim

Mengapa lslam Melarang Pria Memakai Emas

23 Jul

Tentu kita pernah mendengar kalau Islam melarang kaum pria memakai emas. Mungkin di antara kita bertanya-tanya kenapa Islam melarang ya, padahal kan bukan barang haram. Kalau haram tentu wanita juga dilarang memakai emas.

Ternyata bukan karena takut kaum wanita tersaingi, tapi karena ada alasan lain yang baru bisa dibuktikan pada abad ke-20 ini.

Berikut Hadistnya :

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kaum laki-laki memakai cincin emas [Al-Bukhari dan Muslim] masing-masing dari Al-Bara’ bin Azib Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dan Imam Muslim.

Ternyata di abad ke-20, para ahli fisika telah menyelidiki hal ini dan kemudian menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu “menembus” ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia, dan jika pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasi emas).

Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.

Sebab jika tidak di buang maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit Alzheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil.

Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa.

Salah seorang yang terkena penyakit Alzheimer adalah Charles Bronson, Ralph Ealdo Emerson dan Sugar Ray Robinson.

Dan mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan emas?

“Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut ke luar dari tubuh wanita melalui menstruasi.”

Itulah sebabnya Islam mengharamkan pria memakai emas dan membolehkan wanita memakai perhiasan emas.

Itulah alasan agama Islam melarang pria memakai emas, ternyata hal ini telah diketahui Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam 1400 tahun silam.
Padahal beliau tidak pernah belajar ilmu fisika dan tidak paham tentang fisika.

Semoga lewat tulisan ini kita khususnya sebagai seorang muslim dapat mengambil hikmah dari larangan ini dan diteguhkan Iman kita agar tetap taat menjalankan perintah dan menjauhi larangan dari Allah yang telah disampaikan melalui Al-Qur’an Dan Al-hadist.

Catatan: Untuk wanita yang sudah manopause sebaiknya kalau tidur malam perhiasan emas jangan dipakai.

Semoga Bermanfaat.

Arti Sebuah Pelayanan Pelanggan

23 Jul

Suatu ketika, pimpinan Mercedes Benz, sebut saja Mr.Benz menelpon seorang tukang ledeng yang direkomendasikan temannya untuk memperbaiki kran air yang bocor di rumah. Temannya bilang tukang ledeng yang satu ini bisa diandalkan.

Ketika dihubungi ternyata sang tukang ledeng sedang banyak pekerjaan dan baru bisa datang 2 hari lagi. Akhirnya Mr Benz setuju untuk menunggu 2 hari.

Keesokan harinya, sang tukang ledeng menghubungi Bos Mercy tersebut sekedar menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu 1 hari lagi. sang Bos pun terkesan atas pelayanan dan cara berbicara sang tukang ledeng tsb.

Pada hari yang disepakati, sang tukang ledeng datang ke rumah tsb utk memperbaiki kran yang bocor.

Setelah diutak-atik sana dan sini, kran pun selesai diperbaiki dan sang tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya.

Sekitar 2 minggu setelsh itu, sang tukang ledeng menghubungi lagi Mr Benz sekedar menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah?

Mr Benz berpikir orang ini luar biasa. Walaupun cuma tukang ledeng, tetapi begitu memperhatikan kepuasan pelanggan.

Beberapa bulann kemudian Mr. Benz merekrut sang tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya, Tentu sang tukang ledeng kaget, apalagi sebelumnya ia tidak tahu orang yang dibantunya adalah pimpinan sebuah perusahaan otomotif besar di dunia.

Pertanyaanya, kira-kira pekerjaan apa untuknya sekarang?
Apakah tukang tersebut akan diangkat menjadi pengawas saluran air dan perledengan di pabrik Mercedez? Apakah keahlian di bidang pipa yang membuatnya direkrut?

TIDAK!

Bukan keahliannya sebagai tukang pipa yang membuatnya mendapat posisi baru, tapi dedikasinya yg ingin selalu membuat pelanggan puaslah yang membuatnya menjadi pegawai terhormat.

Tukang ledeng ini bernama Christopher L. Jr. Ia direkrut untuk mengurusi customer Mercedes Benz dengan tujuan utama agar pemilik mobil Mercedez puas atas pelayanan perusahaan otomotif tsb.

Dengan pekerjaan barunya, sang tukang pipa kini harus mengembangkan bakatnya di bidang kepuasan pelanggan, sebuah bidang yang sebelumnya sama sekali tak terpikirkan sebagai pekerjaaannya.

Sang tukang pipa tidak menyangka bahwa keramahannya melayani pelanggan, keinginannya memuaskan pelanggan, ternyata merupakan keahlian yang sangat berharga dan langka.

Karena keahlian itu bukan hanya menyangkut ilmu, tapi hati manusia.

Tak terpikir olehnya, sebuah sikap yang dianggap sekedar nilai tambah (value) pekerjaaan, ternyata mempunyai nilai besar.

Kariernya melesat hingga ia menjabat sebagai General Manager di Customer-Satisfaction and Public Relations di Mercedez Benz!

Suatu lompatan yang tinggi bagi seorang tukang pipa…

Seriuslah terhadap setiap pelayanan & pekerjaan,
lakukan dengan sepenuh hati & hati-hati, dan lakukan dengan mutu & dedikasi yang tinggi.

Kita tidak tahu, rezeki besar itu ada di mana. Maksimalkan saja potensi yang mungkin diremehkan kebanyakan orang.

Vertigo: Pengertian, Pemicu & Cara Mengatasinya

22 Jul

Vertigo adalah gangguan yang terjadi karena keseimbangan tubuh terganggu antara lain karena kurangnya Oksigen (O2) ke otak atau adanya gangguan saraf antara Telinga dg kepala (otak).

Pemicu timbulnya Vertigo antara lain

– Terlalu sering membersihkan telinga baik dengan cutton buds ataupun yang lainnya
– Suka begadang ( kurang tidur malam )
– Hindari makanan yang berlemak, daging, keju dll

Cara sederhana dan Jitu untuk cepat mengurangi pusing karena Vertigo

1. Tidur dan pejamkan mata
2. Kepala jangan bergerak
3. Pijat daun telinga kiri – kanan sampai rasa sakit hilang
4. Tarik daun telinga secara horizontal, ulangi beberapa kali sampai rasa sakit hilang
5. Tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan pelan-pelan, lakukan beberapa kali
6. Pijatan di telinga bs dilakukan berulang sampai rasa sakit hilang sama sekali
7. Semua gerakan ini dapat mencegah dan mendeteksi dini gejala Vertigo
8, Perbaiki pola hidup dengan istirahat yang cukup
9. Disarankan tidur malam sebelum jam 22.00

Menu alami untuk menurunkan gejala Vertigo tanpa efek samping.

– Bayam
– Bawang Putih
– Paprika
– Jahe
– Ikan Air Tawar
– Putih telur
– Mengkudu
– Pisang
– Aneka buah Citrus (Jeruk Lemon, Jeruk Nipis, Anggur dll )
– Alpukat
– Selai kacang dll

Insha Allah, Vertigo akan turun lebih cepat. Jangan lupa bawa obat vertigo atau Antimo utk obat darurat Vertigo

Terapi Senam Vertigo

🌿* Berdiri tegak, buka mata dan kemudian tutup. Lakukan 5 kali.

🌿* Gerakan kepala berputar. Pasang dagu ke dada, putar kepala ke kiri dan mengubah ke arah kanan, lakukan 3 kali.

🌿* Gerakan wajah menghadap ke atas, lalu turun dengan perlahan-lahan sampai menghadap ke bawah.
Kemudian naik lagi menghadap ke atas perlahan-lahan dan lakukan 3 kali.

🌿* Melatih gerakan kepala miring, yaitu dengan men dengan coba untuk tetap telinga bagian kiri ke bahu kiri. Tahan sampai 15 detik, kemudian lakukan pada telinga sebaliknya. Ulangi setiap bagian telinga masing-masing 3 kali.

🌿* Duduk  posisi punggung lurus dan mata terbuka, lalu berdiri.
Pada saat berdiri, tutup mata dan Ulangi 3 kali.

🌿* Melatih gerakan bola mata ke kanan dan ke kiri secara horizontal dengan mata terbuka.
Ulangi pada setiap arah masing-masing 3 kali.

🌿* Kemudian lanjutkan dengan menggerakkan bola mata ke atas dan ke bawah secara vertikal. Ulangi pada setiap arah masing-masing 3 kali.

🌿* Lakukan praktek otot mata dengan mengikuti kemana arah objek yang bergerak, fokuskan mata pada objek stasioner.

Semoga bermanfaat.

By: dr. Hani Rono

Mabrur Sebelum Berhaji

22 Jul

Seorang Asep Sudrajat (61 tahun) bersama Asih, istrinya mewakili seorang yang mabrur sebelum berhaji, insya Allah.

Hampir selama 20 tahun mereka menabung demi mewujudkan cita-cita mulia. Memenuhi panggilan Allah menuju tanah suci Mekah Al Mukarramah.

Niat yang kuat dibuktikan dengan usaha sungguh-sungguh. Mengumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil warung kecil mereka yang seadanya.
.
Rp 50. 830. 000 terkumpul sudah. Hampir mencukupi untuk ongkos haji yang 27 juta rupiah per orang, ketika itu. Hanya perlu menambah sedikit agar benar-benar pas. Menabung satu tahun lagi barangkali tercukupi.

Niat sudah lengkap. Tekad sudah bulat. Mereka akan segera mendaftar di hari-hari depan. Hari-hari berikutnya mereka semakin giat berdagang. Menyisahkan hasil meski kecil.

Hingga suatu pagi mereka mendengar kabar bahwa Kang Endi, kawan karibnya sesama jamaah masjid Ash-Shabirin, mendadak sakit. Ia dirawat di RS Hasan Sadikin, Bandung. Asep pun segera menjenguknya.

Kang Endi dirawat di ruang ICU. Tumor ganas menyerang dan menjalar. Begitu diagnosis dokter. Bergidik Asep mendengarnya. Ia besarkan hati sahabatnya untuk sabar, tawakal dan berdoa.

Hari kedelapan Kang Endi dipindahkan ke ruang kelas 3. Kamar yang gelap, pengap, berbau tak sedap dan cukup berantakan.

Hari kesebelas, saat Asep di sana, seorang perawat membawa surat. Tawaran untuk operasi tumor ganas. Biayanya hampir 50 juta rupiah.

Dengan ekonomi yang sangat terbatas, keluarga Kang Endi hanya bisa gigit jari. Kondisinya semakin parah. Badannya semakin kurus dan lemah. Sorot matanya redup dan tak bisa bicara. Terkulai tak berdaya.

Di pinggir ranjang. Asep sahabatnya mengambil keputusan besar. Berpamitan pulang.

Sesampai di rumah, Asep menyampaikan keputusannya kepada Asih, sang istri.

“Bu, kondisi Kang Endi semakin memburuk. Bapak tidak sanggup melihat penderitaannya,” papar Asep sambil bercerita lirih solusi yang ditawarkan pihak rumah sakit.

“Kasihan mereka ya Pak! Kita bisa bantu apa?”  tanya Asih, iba. Trenyuh.

“Kalau ibu berkenan, bagaimana bila dana tabungan haji kita diberikan saja kepada mereka semua untuk biaya operasi?” Asep menawarkan. Asih sempat kaget.

“Diberikan? Waduh Pak, hampir 20 tahun kita menabung. Masak cita-cita ini pupus seketika dengan membantu orang lain?” tutur Asih memelas.

“Bu, banyak orang yang berhaji tapi belum tentu mabrur di sisi Allah. Mungkin ini jalan buat kita untuk meraih keridhaan Allah. Bapak yakin, bila kita menolong saudara kita, Insya Allah, kita pun akan ditolong Allah,” nasihat Asep.

Kalimat demi kalimat dari lidah suami yang penuh wibawa itu menyirami relung hati Asih. Istri shalihah itu pun akhirnya mengangguk setuju.

Esok paginya, Asep dan Asih datang ke rumah sakit. Mengajak bicara istri Kang Endi sekaligus menyerahkan uang tersebut.

Istri Kang Endi tersentak, menangis, dan tak bisa berkata apa-apa. Suasana haru menyelimuti mereka. Uang itu dibawa ke bagian administrasi. Formulir diisi. Besok paginya jam 08.00 operasi tumor pun dijalani. Alhamdulillah.

Esoknya, sebelum operasi, dokter spesialis tulang yang selama ini menangani Kang Endi sempat berbincang dengan pihak keluarga.

“Doakan ya agar operasi berjalan lancar! Oh ya, kalau boleh tahu, dari mana dana operasi ini?” Tanya dokter yang tahu persis kondisi ekonomi keluarga Kang Endi.

“Alhamdulillah. Ada seorang tetangga kami yang membantu Dok. Namanya Pak Asep,” jawab istri Kang Endi.

“Memangnya, beliau usaha apa? Kok mau membantu dana hingga sebesar itu?” Di benak sang dokter, pastilah Asep seorang pengusaha sukses.

“Dia cuma usaha warung kecil saja kok di dekat rumah kami. Saya sendiri nggak percaya waktu dia dan istrinya memberikan bantuan sebesar itu,” tambahnya.

Alhamdulillah. Akhirnya operasi berjalan lancar. Seluruh keluarga, dokter dan perawat merasa gembira. Kang Endi tinggal menjalani masa penyembuhan pasca operasi. Selama itu, Pak Asep masih sering menjenguknya.

Suatu hari Asep dan sang dokter yang sedang memeriksa Kang Endi pun berkenalan. Dokter memuji kemurahan hati Pak Asep. Pak Asep hanya mampu mengembalikan pujian itu kepada Allah. Dokter itu kemudian meminta alamat Asep.

Beberapa pekan berlalu, Kang Endi sudah pulang dari rumah sakit. Malam itu, Asep dan Asih tengah berada di rumahnya. Warung mereka belum lagi tutup.

Tiba-tiba sebuah mobil sedan hitam berhenti di depan pagar rumah mereka. Namun Asep dan Asih tak bisa mengenali mereka. Begitu mendekat, tahulah Asep pria yang datang adalah dokter yang merawat Kang Endi. Ia datang bersama istrinya.

Asep kikuk saat menerima mereka. Seumur hidup belum pernah menerima ‘tamu besar’ seperti malam itu. Mereka pun dipersilahkan masuk. Diberi sajian ala kadarnya.

Mereka terlibat pembicaraan hangat. Asep pun menanyakan maksud kedatangan mereka. Dokter mengungkapkan niat mereka bersilaturrahim seraya menyatakan keharuannya terhadap pengorbanan Asep dan istrinya.

“Kami ingin belajar ikhlas seperti Pak Asep dan Ibu,” ungkap sang dokter penuh perasaan. Asep mengelak. Merendah.

“Pak Asep dan Ibu, saya dan istri berniat menunaikan haji tahun depan. Saya mohon doa Bapak dan Ibu agar perjalanan kami dimudahkan oleh Allah Ta’ala. Saya yakin doa orang-orang shalih seperti Bapak dan Ibu akan dikabulkan Allah,” lanjut sang dokter.

Berkali-kali Asep dan Asih mengaminkan, walau ada sedikit rasa sedih dan getir. Sebab tahun depan mereka juga seharusnya bisa berangkat ibadah haji.

“Tapi, supaya doa Bapak dan Ibu semakin dikabulkan oleh Allah, bagaimana jika Bapak dan Ibu berdoanya di tempat-tempat yang mustajab?” papar sang dokter sambil menatap Asep dalam-dalam.

Asep sempat bingung, tapi ia beranikan diri untuk bertanya ”Maksud Pak Dokter?”

“ Maksud kami, izinkan saya dan istri mengajak Bapak dan Ibu untuk berhaji bersama kami dan berdoa di sana sehingga Allah mengabulkan doa kita semua,” tutur sang dokter penuh suka cita.

Asep dan Asih tiba-tiba diam. Saling berpandangan. Hening. Tak ada jawaban dari Asep dan Asih. Hanya ada derai air mata Asep dalam pelukan erat sang dokter, dan uraian tangis haru Asih dalam pelukan istri sang dokter.

Dan, di ujung malam itu, tangis Asep dan Asih semakin meledak dalam sujud-sujud yang teramat syahdu dan dalam pijar-pijar syukur yang menyala.

(Kisah nyata dikutip dari majalah Hidayatullah edisi Desember 2007)

Mengapa Anak Anda Nakal?

22 Jul

Saat ngopi bareng mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng-iseng saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya:

“Mengapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?”

Mas Dodik Mariyanto mengambil kertas dan spidol, kemudian membuat beberapa lingkaran-lingkaran.

“Wah suka banget, bakalan jadi obrolan berbobot nih”, pikir saya ketika melihat kertas dan spidol di tangan mas Dodik.

Mas Dodik mulai menuliskan satu hadist:

*رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِد*ِ
“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.”

Artinya setiap anak yang baik, pasti membuat ridha orangtuanya, hal ini akan membuat Allah Ridha juga.

Tapi setiap anak nakal, pasti membuat orangtuanya murka, dan itu akan membuat Allah murka juga.

“Kamu pikirkan implikasi berikutnya dan cari literatur yang ada untuk membuat sebuah pola”, tantang mas Dodik ke saya.

Waaah pak Dosen mulai menantang anak baik ya, suka saya.

Setelah membolak balik berbagai literatur yang ada, akhirnya saya menemukan satu tulisan menarik yang ditulis oleh kakak kelas mas Dodik, yaitu mas Dr. Agus Purwanto DSc, di sana beliau menuliskan bahwa anak nakal dan anak baik itu bergantung pada ridha dan murka orangtuanya.

Akhirnya kami berdua mengolahnya kembali, membuatnya menjadi siklus anak baik (lihat gambar siklus 1) dan siklus anak nakal ( lihat siklus 2)

Siklus Anak Baik ( siklus 1)

Anak Baik -> orangtua Ridha -> Allah Ridha -> keluarga berkah -> bahagia -> anak makin baik

Siklus Anak nakal ( siklus 2)

Anak Nakal -> orangtua murka -> Allah Murka -> keluarga tidak berkah -> tidak bahagia -> anak makin nakal

Kalau tidak ada yang memutus siklus tersebut, maka akan terjadi pola anak baik akan semakin baik, anak nakal akan semakin nakal.

Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal? Ternyata kuncinya bukan pada anak melainkan pada ORANGTUANYA.

Anak Nakal -> ORANGTUA RIDHA ->Allah Ridha -> keluarga berkah -> bahagia -> anak jadi baik.

Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. “Bagaimana caranya kita sebagai orangtua/guru bisa ridha ketika anak kita nakal?”

Ini kuncinya:

*َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ“*

“Bila kalian memaafkannya… menemuinya dan melupakan kesalahannya…maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 64:14).

Caranya orangtua ridha adalah menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya.

Kemudian sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dengan pesan dari Umar bin Khattab:

“Jika kalian melihat anakmu/anak didikmu berbuat baik, maka puji dan catatlah, apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya”.

Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak belum tahu.

Tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah orang tua yang tak sabar.

Tak ada anak nakal, yang ada hanyalah pendidik yang terburu-buru melihat hasil.

Semoga bermanfaat.

Ramuan untuk Penderita Asam Urat

22 Jul

Jangan ketergantungan dengan obat kimia, Jika Anda terkena Asam Urat, cukup minum ramuan ini sekali saja!

Untuk yang punya problem asam urat, saya punya pengalaman 20 tahun yang lalu, saat saya gak bisa shalat karena engkelku bengkak gak bisa ditekuk.

Diberi oleh saudaraku kapsul asam urat dari Amerika (1 kapsul 8 ribu), saya minum 2 hari, sakitnya cuma berkurang sedikit.

Kebetulan saya bertemu denfan orang Lamongan, umurnya 110 tahun, masih gagah, lagi nengok anaknya yang  berumur 90 tahun, namun kelihatan lebih tua.

Dia tanya, “Sampeyan kenapa mas?”

“Asam urat, pak.” jawab saya.

“Oooo, coba cari nanas mateng satu dan lobak putih kira-kira 250 gram, di jus, tambah kemiri 3, diminum sekaligus.”

“Berapa kali minumnya?” tanyaku.

“Sekali saja cukup.”

“Terus minum lagi kapan?”

“Untuk penjagaan 3 bulan sekali cukup.”

Saya turuti saja sarannya, langsung, asam uratku hilang sama sekali, sembuh sama sekali, Syukur sekali.

Saya ikuti tiap 3 bulan minum jus tersebut.

Alhamdulillah sampai sekarang saya gak pernah ngalamin lagi.